Thursday, February 6, 2014

Kunjungan Bersama Siswa ke Bandung

Hari Kamis tanggal 30 Januari 2014 kemarin, saya baru saja melakukan kunjungan ke Universitas Padjadjaran di daerah Jatinangor bersama dengan anak-anak SMA di lembaga bimbingan belajar dimana saya mengajar. Kunjungan semacam ini memang acara tahunan yang biasa dilakukan oleh lembaga Bimbel dimana saya mengajar yaitu Primagama. Acara yang diberi nama “Visiting to University” ini bertujuan untuk memberikan informasi kepada siswa di lembaga bimbel ini tentang universitas yang dikunjungi. Dalam kunjungan ke Unpad ini kami mengunjungi dua fakultas yaitu F-MIPA dan Fakultas Kedokteran yang letaknya bersebelahan.

Dalam persiapan menuju Bandung ini saya sendiri sampai menginap di Primagama agar tidak telat datang ke lokasi, maklum karena memang rumah saya sedikit di pelosok. Saya menginap dengan Kacab saya yaitu pak iwan di Primagama BSD dari yang awalnya menginap di Primagama Jatiuwung. Saya pun berangkat menggunakan motor ke BSD menggunakan motor pak Iwan Jam setengah empat pagi kami pun berangkat ke lokasi keberangkatan menggunakan mobil menuju Jatiuwung.

Acara kunjungan ini sendiri diikuti oleh beberapa cabang Primagama dari Tangerang dan juga Bekasi. Saya sendiri berasal dari Primagama cabang Sangiang dan Jatiuwung dan diberi tugas untuk mendampingi siswa-siswa dari cabang itu. Kami sendiri berangkat dari tangerang sekitar pukul setengah enam pagi, padahal jadwal keberangkatan kami yang sebenarnya adalah jam lima kurang seperapat. Karena jalan tol di Cipularang amblas maka kami pun disuruh untuk berangkat pagi sekali. Namun sebelum berangkat karena bis yang kami gunakan penuh maka siswa dari sangiang terpaksa dipindahkan ke mobil Primagama dan berangkat dengan kepala cabang kami. Bis yang kami gunakan ternyata digunakan pula oleh siswa dari cabang Pasar Kemis dan Kotabumi dengan pendampingnya yaitu Kang Keni dan Mbak Nisa. Saya sendiri kemudian tetap di bis untuk mendampingi siswa dari Jatiuwung. 

Dalam perjalanan ternyata kami menemui banyak titik kemacetan maklum karena jam-jam seperti  itu adalah jam masuk kerja. Di dalam perjalanan saya sendiri tidak banyak berbicara karena memang masih dalam keadaan mengantuk karena pengaruh semalam bahkan sesekali saya pun tertidur. Begitu memasuki jalan tol Cipularang ternyata bis kami dialihkan menuju cikampek kemudian lanjut ke Sadang. Ternyata di jalur ini macetnya pun padat merayap sehingga kami pun telat sampai di Unpad, padahal kami harus tiba sekitar pukul sepuluh pagi. Namun kami baru tiba sekitar pukul setengah satu siang sehingga kunjungan ke F-MIPA pun tidak kami ikuti.
kami sendiri hanya kebagian melakukan kunjungan di Fakultas Kedokteran saja namun itu tidak mengurangi rasa antusias kami terhadap kunjungan ini. Kami pun mendengar penjelasan tentang FK Unpad dari perwakilan FK tersebut setelah itu kami pun diajak melihat ruang lab dan ruang anatomi. Mendengar penjelasan dari perwakilan FK tersebut saya menilai bahwa FK Unpad adalah salah satu FK terbaik di Indonesia. kunjungan ke FK ini adalah kunjungan terakhir di Unpad karena setelah itu kami pun bersiap untuk pulang.

Sebelum pulang kami berkunjung dulu ke Cihampelas tapi tunggu dulu ini bukan kunjungan ke Universitas seperti tadi melainkan kunjungan ke tempat belanja, hehehe…. Saya pun tidak mau ketinggalan juga  untuk berbelanja seperti anak-anak. Setelah berbelanja sekitar jam enam kami pun pulang kembali ke Tangerang dengan perasaan yang senang tentunya.
Buat saya pribadi acara semacam ini adalah yang pertama saya ikuti, karena memang saya sendiri baru satu bulan mengajar di tempat ini. Jadi baru saja masuk, saya ternyata sudah diajak untuk berpartisipasi dalam acara kunjungan ini dan saya sangat senang sekali tentunya. Terlebih lagi saya pun belum pernah ke Unpad dan jalan-jalan ke kota Bandung jadi. Namun yang paling utama adalah saya bisa sedikit berpartisipasi dalam acara yang dilakukan oleh Primagama ini dimana saya sekarang mengajar di tempat ini.

No comments:

Post a Comment

Bangunan Peninggalan Belanda di Tangerang

Penjajahan Belanda di Indonesia yang telah berlangsung hingga ratusan tahun lamanya tentu meninggalkan bukti-bukti sejarah yang tidak se...